BERITA BARU
10 Frequently Asked Question (FAQ) KTP-elektronik
13:56 - 16 October 2019
by : Administrator

1. Apakah KTP?

Disebutkan dalam UU 24/2013, Kartu Tanda Penduduk Elektronik, selanjutnya disingkat KTP-el, adalah Kartu Tanda Penduduk yang dilengkapi cip yang merupakan identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana, dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

2. Elemen apa saja dalam KTP?

KTP mencantumkan gambar lambang Garuda Pancasila dan peta wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, memuat elemen data penduduk, yaitu NIK, nama, tempat tanggal lahir, laki-laki atau perempuan, agama, status perkawinan, golongan darah, alamat, pekerjaan, kewarganegaraan, pas foto, masa berlaku, tempat dan tanggal dikeluarkan KTP, dan tandatangan pemilik KTP.

3. Apa saja persyaratan membuat KTP baru?

Persyaratan membuat KTP baru cukup mudah. Cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga ke Kantor Dispendukcapil, Mall Pelayanan Publik, atau Kantor Kecamatan dan melakukan perekaman biometrik. Ingat, cukup sekali saja melakukan perekaman.

4. Saya punya KTP yang sudah habis masa berlakunya, apakah saya harus perpanjang?

Sesuai UU 24/2013 Pasal 101 bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum Undang-Undang tersebut, ditetapkan BERLAKU SEUMUR HIDUP. Hal ini dikecualikan apabila ada perubahan elemen data.

5. Bagaimana dengan KTP yang hilang, rusak, patah dan atau pudar?

KTP yang hilang dapat diberikan penggantian yang baru apabila turut melampirkan surat keterangan kehilangan dari Kepolisian setempat. Bila KTP rusak, patah dan atau pudar maka dapat diberikan pengganti KTP yang baru dengan syarat membawa KTP-el yang rusak, patah, pudar tersebut untuk ditukar dengan KTP yang baru.

6. Bagaimana juga dengan warga yang mengalami perubahan elemen data, seperti ganti status, alamat dll?

KTP yang berlaku seumur hidup dapat diganti dengan yang baru apabila terjadi perubahan elemen data (alamat, status perkawinan, pekerjaan, dll) sesuai dengan data terakhir yang tertuang dalam Kartu Keluarga (KK). Yang tidak dapat dilakukan perubahan elemen data pada KTP adalah perubahan NIK dan hal yang berkaitan dengan biometrik pribadi (sidik jari dan iris mata).

7. Belakangan saya hanya dapat Suket, bagaimana perannya?

Suket atau Surat Keterangan Pengganti KTP elektronik tetap dapat diterima dan kegunaannya sama dengan KTP termasuk untuk kebutuhan melamar pekerjaan, asuransi, perbankan, dll, hanya dari fisik dan masa berlaku saja yang berbeda.

8. Apabila saya pernah melakukan perekaman di daerah lain, apakah perlu rekam ulang?

Seperti yang sudah disampaikan di awal, bahwa perekaman cukup dilakukan sekali saja. Karena pada dasarnya data dan biometrik yang terekam sudah tersimpan di database terpusat. Apabila warga melakukan pindah domisili dari daerah lain, maka di daerah tujuan warga tersebut tidak boleh melakukan perekaman lagi.

9. Berapa biaya pembuatan KTP?

Segala kepengurusan dokumen kependudukan TANPA BIAYA, GRATIS.

10. Orang tua saya belum pernah rekam, dan tidak memungkinkan untuk mengunjungi kantor Dispendukcapil. bagaimana mendapatkan KTP?

Kami memiliki program inovasi Dispendukcapil Peduli Dilan, selengkapnya bisa dibaca disini. Apabila anda memiliki orang tua dan mengetahui tetangga yang memiliki keterbatasan tersebut, hendaknya menginfokan ke kami, dan KAMI AKAN DATANG, dan melakukan perekaman di tempat.
BACA
BERITA BARU
Kebenaran dan Konsistensi Data Diri
02:07 - 12 October 2019
by : Administrator
Ternyata banyak masyarakat yang bermasalah dengan penulisan nama, saat mengurus dokumen-dokumen pribadi terkait administrasi kependudukan seperti KK,  KTP,  Akta Kelahiran, terkait dokumen pendidikan seperti ijazah,  terkait dokumen agama seperti surat nikah dan terkait dokumen khusus seperti paspor yang dikeluarkan oleh imigrasi. Misalnya saat membuat Akta Kelahiran karena saking gembiranya dibuat nama anak yang panjang dengan susunan kata yang kompleks. Saat mau masuk dan mendaftar sekolah, karena menyulitkan dibuat singkatan nama sampai mendapatkan ijazah. Ternyata saat membuat paspor,  perbedaan ini menimbulkan masalah, apalagi kalau tujuan perjalanan keluar negerinya ke Arab Saudi. Ternyata saat akan menikah, juga timbul persoalan,  karena nama-nama di masing-masing masing dokumen berbeda. 
 
Banyak yang tidak menyadari bahwa KK,  KTP,  Akta Kelahiran, Ijazah,  Surat Nikah dan Paspor adalah sama-sama dokumen negara dengan kekuatan hukum yang sama, yang berisi data diri seseorang. Dengan kebijakan Pemerintah tentang identitas tunggal seluruh penduduk, semua data diri penduduk Indonesia haruslah sama dengan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk semua dokumen. Banyak juga yang tidak menyadari dokumen apakah yang sebenarnya menjadi dokumen dasar sekaligus dokumen pertama yang dipunyai seseorang saat dia lahir di Indonesia. Jawabannya adalah "Akta Kelahiran"! Kalau ini dipahami maka, seharusnya kebenaran dan konsistensi data diri setiap penduduk harus bermula berdasarkan pada Akta Kelahiran, bukan kepada yang lain atau kepada keinginan masing-masing saat diperlukan. 
 
Masalahnya sekarang adalah, kenapa saat salah penulisan nama di ijazah langsung terfikir untuk merubahnya ke Disdukcapil? Bukankah saat mendaftar ke sekolah dulu diminta copy Akta Kelahiran? Kenapa saat membuat Paspor kalau namanya salah harus kembali lagi ke Disdukcapil untuk meminta disesuaikan? Bukankah syarat untuk mendapatkan Paspor diminta copy Akta Kelahiran? Kenapa saat mau nikah dan mendapatkan Surat Nikah sekiranya namanya bermasalah harus meminta Disdukcapil merubahnya? Bukankah sudah jelas tertera nama pada Akta Kelahiran yang dibuat sendiri dengan sadar tanpa paksaan saat mengurusnya dulu? 
 
Pemahaman terbalik inilah yang harus diluruskan dan dipahami oleh seluruh masyarakat. Dokumen awal identitas diri adalah Akta Kelahiran, makanya harus dibuat dengan benar dan bertanggung jawab karena akan menjadi dasar dan syarat untuk pembuatan dokumen negara selanjutnya selama yang bersangkutan hidup. Dokumen kependudukan bukanlah dokumen yang harus disesuaikan saat adanya kesalahan/ keinginan perubahan penulisan nama di dokumen ijazah, dokumen surat nikah dan dokumen paspor, karena semuanya adalah dokumen lanjutan yang ada setelah adanya Akta Kelahiran. Oleh sebab itu,  mulailah menuliskan data diri yang benar saat mengurus Akta Kelahiran,  benar menuliskan nama,  benar menuliskan nama orang tua, dan benar menuliskan tempat dan tanggal lahir. Kesalahan-kesalahan penulisan yang terjadi selanjutnya sebenarnya tidak perlu terjadi kalau data diri dalam Akta Kelahiran sudah dibuat dengan benar.
 
Source: Dinas Ppkbkps Sumbar
BACA
BERITA BARU
Golongan Darah dalam Identitas Penduduk
15:29 - 07 October 2019
by : Administrator

Siang sahabat Dukcapil...

Sebanyak 66% penduduk Kabupaten Sidoarjo terdata belum/tidak melaporkan tipe golongan darah dalam administrasi kependudukan, sehingga tidak tercantum dalam Kartu Keluarga maupun pada KTP-Elektronik.

Tahukah sahabat, apa alasan sebenarnya bahwa kita perlu mengetahui golongan darah kita ?
- Menolong kita ketika mengalami kecelakaan
- Menjadi faktor penentu KB (Keluarga Berencana)
- Membantu mengontrol pola makan atau diet
- Membantu mengingatkan tentang beberapa penyakit

Jadi jangan dianggap enteng data golongan darah anda ...
Segera laporkan dan perbaiki data kependudukan anda dengan mengupdate tipe golongan darah anda ...

BACA
BERITA BARU
Peduli Dilan
09:24 - 02 October 2019
by : Administrator

Jangan rindu, itu berat.
Kamu ngga akan kuat,
Biar aku saja...

Familiar dengan kutipan tersebut?
Yup, kutipan tersebut diambil dari novel 'Dilan' karya Pidi Baiq yang kemudian diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama, mampu menyihir para penikmat karyanya hingga terlena dalam balutan kata-kata sederhana namun sarat makna.

Namun untuk Dilan yang ini, biar kami saja, percayalah hanya kami yang mampu.
Kami, petugas DISPENDUKCAPIL menyatakan PEDULI dan senantiasa membantu para DIsabilitas (termasuk di antaranya cacat mental atau ODGJ) dan LANjut usia, mendapatkan hak kependudukannya.

Bagi anda yang memiliki keluarga atau bagi anda yang mengetahui tetangga dengan keterbatasan tersebut dan belum pernah melakukan perekaman KTP, silakan mengunjungi kantor kami atau menghubungi kami melalui portal helpdesk3515@gmail.com.

Kami akan datang, dan melakukan perekaman KTP di tempat.

BACA
INOVASI

Dalam layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, inovasi mutlak dilakukan. Hal ini bermuara kepada layanan dengan mengedepankan nilai-nilai seperti nilai tambah, kecepatan serta peningkatan kualitas untuk mewujudkan masyarakat bahagia. ~ Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri

PELAYANAN JEMPUT BOLA

SALAM 30 MENIT

ALAMAK

E-TAMAT

DISPENDUK CAPIL GOES TO SCHOOL

PAK YAN PINDAH DATANG
GALERI

Foto Dokumentasi Kegiatan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo
Pelayanan keliling Minggu hari pada saat CFD "car free day"
Rapat Koordinasi
Pilkada Serentak


Kesadaran Kepemilikan Dokumen Kependudukan


Tertib Administrasi


Kesadaran Kepemilikan Dokumen Kependudukan
Agenda Terbaru

Agenda Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo


SELENGKAPNYA
10

Oktober

Jemput Bola Pelayanan Administrasi ...


Kantor Kecamatan Jabon

10 Oktober 2019
08:00:00 - 14:00:00
14

November

JEMPUT BOLA TERPADU KEC. TAMAN ...


Kantor Kecamatan Taman

14 November 2018
Hak Anak

Tata Cara Pemberian Hak Akses Serta Pemanfaatan NIK dan Data Kependudukan

Proses Pembuatan KTP Elektrik - NET 5

Saran dan Masukan